Laprak m2 elektronika




1. Jurnal [Kembali]

JURNAL PRAKTIKUM TRANSISTOR


Nama                      : Nobelis Givento Amira

NIM                         : 2410952042                                                                  

Tanggal Praktikum  : 23 September 2025

Asisten Praktikum   : - Dzaki Asyrof

                     - Rahmi Humira

Kelompok                : 2                                 

 

1. Fixed Bias

Tabel 4.1 Percobaan fixed bias

 

Parameter

Nilai Pengukuran

 

 

VRB

 11,24 V

 

 

VRC

 11 V

 

 

VB

 1,071 V

 

 

VC

 0,77 V

 

 

VBE

 0,76 V

 

 

VCE

 0,855 V

 

 

IB

 0,14 mA

 

 

IC

 0,89 mA

 

Gelombang Input

Gelombang Output


V = 0,1 V ; f = 1 kHz

 

2. Emitter Stabillized  Bias

              Tabel 4.2 Percobaan emitter stabillized bias

Parameter

Nilai Pengukuran

VRB

 9,92 V

VRC

 10,84 V

VRE

 1,469 V

VB

 2,119 V

VC

 1,478 V

VE

 1,449 V

VBE

 0,655 V

VCE

 29,4 mV

IB

 0,03 mA

IC

 0,35 mA


Gelombang Input

Gelombang Output


V = 0,1 V ; f = 1 kHz

 

3. Self Bias

        Tabel 4.3 Percobaan self bias

Parameter

Nilai Pengukuran

VRC

 0,809 V

VRB

 0,388 V

VRE

11,27 V 

VB

 11,92 V

VC

 11,28 V

VE

 11,27 V

VBE

 0,6 V

VCE

 0,35 V

IB

 1,12 mA

IC

 1,32 mA

 

Gelombang Input

Gelombang Output


V = 0,1 V ; f = 1 kHz

 

4. Voltage Divider Bias

Tabel 4.4 Percobaan voltage divider bias

 

Parameter

Nilai Pengukuran

 

 

VR1 & VR2

1 V 

 

 

VRC

 1 V

 

 

VRE

 11,2 V

 

 

VB

 11,81 V

 

 

VC

 11,10 V

 

 

VE

 11,17 V

 

 

VBE

 0,63 V

 

 

VCE

 3,9 V

 

 

IB

 0,10 mA

 

 

IC

 1 mA

 

Gelombang Input

Gelombang Output


V = 0,1 V ; f = 1 kHz

 

5. Power IC dengan Regulator 

IC

Vin

Kapasitor

Resistor

Vout

7805

 ≥5 V

C1 = 0,1 uF

C2 = 1 uF 

220 Ω 

 5,64 V

7809

 ≥9 V

 C1 = 0,1 uF

C2 = 1 uF 

 220 Ω

10,05 V

7812

 ≥12 V

 C1 = 0,1 uF

C2 = 1 uF 

 220 Ω

 8,83 V


2. Prinsip Kerja [Kembali]

Transistor bekerja dengan memanfaatkan arus kecil pada base untuk mengendalikan arus besar pada collector. Prinsip kerja transistor pada masing-masing bias berbeda-beda, tergantung pemberian bias pada tiap transistor. Berikut prinsip kerja transistor pada tiap-tiap bias:

  • Fixed Bias

Prinsip kerja dari rangkaian fixed bias adalah menetapkan titik operasi (Q-point) dari sebuah transistor bipolar junction (BJT) pada suatu nilai tetap. Rangkaian ini menggunakan sebuah resistor tunggal, resistor basis (RB), untuk menyediakan arus basis (IB) yang konstan ke transistor, yang pada gilirannya akan mengendalikan arus kolektor (IC) dan tegangan kolektor-emitor (VCE).
  • Emitter Stabillized Bias
Prinsip kerja dari rangkaian emitter-stabilized bias adalah menstabilkan titik operasi Q-point dari sebuah transistor BJT (Bipolar Junction Transistor) dengan memanfaatkan umpan balik negatif (negative feedback) yang dihasilkan oleh resistor emitter (RE). Titik Q-point (Quiescent point) adalah titik kerja DC dari transistor, yang menunjukkan nilai kolektor arus IC dan tegangan kolektor-emitor VCE saat tidak ada sinyal AC yang masuk.
  • Self Bias
Prinsip kerja dari rangkaian self bias adalah dengan menggunakan umpan balik negatif untuk menstabilkan titik kerja terhadap variasi parameter transistor, seperti β (hFE) pada BJT atau IDSS dan VP pada JFET, serta terhadap perubahan suhu. Rangkaian self-bias pada BJT menggunakan resistor emitor (RE) yang terhubung seri dengan emitor dan sebuah resistor kolektor (RC) yang terhubung seri dengan kolektor. Tegangan umpan balik negatif diperoleh dari tegangan jatuh pada resistor emitor (VRE=IE×RE).
  • Voltage Divider Bias
Prinsip kerja dari rangkaian voltage divider bias adalah menggunakan dua resistor (R1 dan R2) yang dihubungkan secara seri untuk membagi tegangan suplai (VCC) dan menghasilkan tegangan basis (VB) yang stabil dan independen dari parameter transistor. Rangkaian ini sering digunakan untuk menstabilkan titik operasi (Q-point) dari transistor bipolar junction transistor (BJT). Pada dasarnya, R1 dan R2 membentuk sebuah pembagi tegangan sederhana yang menyediakan tegangan tetap ke basis transistor.  Arus yang mengalir melalui R1 dan R2, yang disebut arus pembagi tegangan (I2), biasanya jauh lebih besar dari arus basis (IB) dari transistor. Ini membuat tegangan basis (VB) hampir sepenuhnya ditentukan oleh nilai R1 dan R2 serta tegangan suplai (VCC), dengan rumus:

3. Video Percobaan [Kembali]

Rangkaian Fixed Bias dengan PNP

Fixed Bias

Emitter Stabilized Bias






4. Analisa[Kembali]

1. Analisa prinsip kerja dari rangkaian self bias berdasarkan nilai parameter yang didapatkan ketika percobaan.

Jawab:

Rangkaian self bias bekerja dengan menstabilkan tegangan emitter dan arus collector. Berdasarkan hasil percobaan, didapatkan tegangan emitter (VE) sebesar 11,27 Volt dan nilainya sama dengan tegangan pada resistor emitter (VRE) yang juga bernilai 11,27 Volt. Hal ini menunjukkan bahwa rangkaian self bias bertujuan untuk menstabilkan tegangan pada emitter. Dengan stabilnya nilai VE, maka arus emitter juga akan stabil sesuai dengan Hukum Ohm, dimana IE = VE/RE. Karena IC ≈ IE, maka IE menjadi stabil dan tidak bergantung pada pada penguatan arus DC (β).

2. Analisa prinsip kerja dari rangkaian voltage divider bias berdasarkan nilai parameter yang didapatkan ketika percobaan.

Jawab:

Prinsip kerja rangkaian voltage divider bias adalah menciptakan tegangan base yang stabil. Stabilitas dari VB ini dimanfaatkan untuk menjaga arus emitter (IE) dan arus collector (IC) tetap konstan. Namun, pada hasil percobaan yang telah dilakukan diperoleh data hasil pengukuran yang cukup berbeda dengan data hasil perhitungan. Perbedaan nilai ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, yaitu kesalahan Praktikan dalam mengukur nilai, dan kesalahan dalam menghitung data. Sehingga data yang diperoleh kurang tepat.

3. Analisa pengaruh variasi kapasitor dan resistor terhadap output pada rangkaian Power Supply dengan IC Regulator.

Jawab:

Variasi nilai kapasitor dapat mempengaruhi ripple tegangan dan stabilitas respons transien power supply. Hal ini karena kapasitor berfungsi sebagai filter utama untuk meratakan tegangan DC yang berdenyut dari rangkaian penyearah. Pada Ic Regulator kapasitor bekerja untuk memastikan tegangan output tetap konstan. Sedangkan variasi resistor mempengaruhi besaran tegangan output dan arus beban. Hal ini karena resistor digunakan untuk mengatur tegangan output. Namun, dalam percobaan nilai kapasitor dan resistor yang digunakan tidak di variasikan, sehingga implementasinya dalam praktik belum diterapkan.

5. Download File[Kembali]

Download Laporan akhir disini 


Komentar

Postingan populer dari blog ini